Home Wisata Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari 2022 Digelar Meriah

Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari 2022 Digelar Meriah

Gebyar Kampung Pamelo Pojoksari

33
0
SHARE
Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari 2022 Digelar Meriah

Magetan - Nusa.web.id - Pasca dua tahun dilanda pandemi Covid-19, masyarakat kini mulai bangkit untuk memulihkan kembali sektor perekonomian yang sempat lesu karena terdampak pandemi. Untuk itu pada momentum masih hari libur Lebaran 2022 dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Pojoksari untuk menggelar Gebyar Kampung Pamelo 2022. Sabtu, (07/05/2022).  

Bertempat di halaman Kantor Desa Pojoksari Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan, Gebyar Jeruk Pamelo digelar meriah dengan diadakannya berbagai spot-spot menarik dan  perlombaan yang turut menghiasi acara tersebut. Seperti halnya spot area makan jeruk sepuasnya, disitu para pengunjung dapat makan jeruk paamelo sepuasnya dengan hanya membayar 5 ribu rupiah saja. Kemudian juga terdapat berbagai macam perlombaan, seperti lomba burung, turnamen Volley, lomba memancing, bazar UMKM jeruk pamelo, olahan pamelo, batik, dan masih banyak lagi. 

Selain itu, para pengunjung juga dimanjakan dengan adanya fasilitas area spot photo Selfi yang bertema jeruk pamelo. 

Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari resmi dibuka dengan ditandai secara simbolis adanya pemetikan buah pamelo langsung dari kebun yang dilakukan oleh Bupati Magetan Suprawoto. 

Saat Ditemui usai acara Suprawoto mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Pojoksari yang telah menggelar acara tersebut dalam rangka menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19. Disamping itu dengan adanya momentum event tersebut dapat dijadikan ajang untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Magetan pada khalayak umum. 

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi sekali pada Pemerintah Desa Pojoksari yang aktif menggelar event-event untuk mengenalkan produk-produk unggulan Magetan, selain itu acara ini juga dapat mendongkrak sektor perekonomian masyarakat," ujarnya. 

Suprawoto juga berpesan pada Pemerintah Desa Pojoksari agar dapat mempertahankan kualitas jeruk pamelonya. Sehingga  kedepan jeruk pamelo dapat dijadikan icon kabupaten Magetan serta dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya berharap Pemerintah Pojoksari dapat mempertahankan kualitas jeruk pamelonya sehingga kedepan jeruk pamelo bisa kita jadikan icon Kabupaten Magetan," imbuhnya. 

"Untuk itu Gebyar Pamelo kita masukkan dalam Kalender Of Event, jadi acara seperti ini akan rutin diadakan setiap tahun, kemudian rencana saya akan kita bangun pasar agrowisata di Sukomoro, jadi yang dijual produk-produk asli Magetan seperti ini," terangnya.  

Ditemui dilokasi yang sama Kepala Desa Pojoksari Edi Mulyono menjelaskan bahwa dalam Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari 2022 ini pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 15.000 buah jeruk pamelo yang siap untuk diperjual belikan. Bahkan menurutnya jumlah tersebut dapat terus meningkat karena dicuaca yang seperti ini jeruk pamelo masih menjadi primadona yang diminati oleh masyarakat. Selain rasanya yg manis, kelebihan jeruk pamelo ini juga mengandung banyak sekali air, sehingga kesan segar dan berair sangat enak untuk dinikmati dicuaca yang terik seperti saat ini. 

"Di Gebyar Kampung Pamelo tahun kita siapkan 15.000 buah jeruk untuk dijual, jumlah itu dapat meningkat sesuai dengan permintaan dari pembeli," ungkapnya.  

"Keunggulan jeruk pamelo disini itu selain rasanya yg manis, buahnya juga mengandung banyak rair, sehingga sangat enak untuk dinikmati," jelasnya. 

"Kita memiliki beberapa jenis pamelo, yang mejadi favorit pembeli itu ada jenis sri nyonya, adas duku, adas Nambangan, Bali merah, Bali putih, dan ada jenis-jenis varian baru lainnya," ujarnya.  

Masih kata Edy pasca 2 tahun festival Kampung Pamelo tidak digelar karena terkendala Covid-19, pihaknya mengaku bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan terkait omset penjualan jeruk pamelo. Bahkan menurutnya penjualan pamelo ditahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat Gebyar Pamelo digelar selalu masih dalam momentum libur hari raya idul Fitri maka pengunjung yang datang rata-rata dari para pemudik dan membeli jeruk pamelo sebagai oleh-oleh untuk saudara maupun teman yang ada di kota. 

"Tidak ada perubahan yang signifikan jika dibandingkan dari tahun lalu, malah penjualan pamelo tergolong stabil, pembeli yang datang ini kebanyakan para pemudik yang menjadikan pamelo sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke kota," tandasnya. 

"Semoga dengan adanya Gebyar ini perekonomian warga Pojoksari khususnya lebih meningkatkan, kemudian jeruk kita juga lebih dikenal masyarakat luas, dan saya sampaikan bahwa jeruk pamelo ini berbuah tidak mengenal musim, jadi setiap saat orang membutuhkan jeruk sudah dipastikan ada," pungkasnya.

Untuk diketahui hadir dalam Gebyar Kampung Pamelo Desa Pojoksari 2022 yakni Bupati Magetan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Forkopimca Sukomoro, Kepala Desa Pojoksari beserta perangkat dan segenap para tamu undangan lainnya. (DK)

Video Terkait: