Home Daerah Peringati Harkannas ke9, Berbagai Jenis Ikan Lokal ditebar Pada 7 Lokasi Sumber di Kecamatan Panekan

Peringati Harkannas ke9, Berbagai Jenis Ikan Lokal ditebar Pada 7 Lokasi Sumber di Kecamatan Panekan

Peringatan Hari Ikan Nasional 2022

26
0
SHARE
Peringati Harkannas ke9, Berbagai Jenis Ikan Lokal ditebar Pada 7 Lokasi Sumber di Kecamatan Panekan

Magetan - Nusa.web.id,- Sebagai sumber pangan, ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik seperti protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega 3 dan 6 yang bermanfaat bagi kesehatan ibu dan pembentukan otak janin, vitamin, serta berbagai mineral yang sangat bermanfaat bagi ibu dan janin.

Untuk itu dalam momentum Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9 pada tahun 2022 ini pemerintah kembali menggaungkan Gerakan masyarakat makan ikan (GEMARIKAN) yakni gerakan moral yang memotivasi masyarakat untuk mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah diisyaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat, kuat dan cerdas.

Seperti halnya yang tengah dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur yang melakukan tebar ribuan benih ikan di 7 titik lokasi sumber air yang ada di wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kamis, (17/11/2022). 

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Disnakan Kabupaten Magetan, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur, Camat Panekan atau yang mewakili, Koramil, Polsek, serta Kepala Desa Jabung beserta perangkat. 

Adapun ketujuh lokasi penebaran benih ikan jenis lokal tersebut meliputi Desa Ngliliran di sumber Jamban dan Sumber Molang, Desa Bedagung di Sumber Molang, Desa Jabung di Sumber Kuluhan dan TWD, Desa Sukowidi di Sumber Nganten, dan Desa Sumberdodol di Sumber Tirto Mudo. 

Saat diwawancarai oleh awak media Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan Nur Hariyani mengatakan total keseluruhan ikan yang ditebar di 7 titik lokasi sumber air sebanyak 35.000 benih ikan. 

Adapun jenis-jenis ikan yang tebar yakni jenis-jenis ikan lokal seperti, wader cakul, wader pari, uceng, hampala, dewa, bethik, gurami, nilem, tawes, Udang galah, baung, dan muraganting. 

"Dari ke 7 lokasi yang akan dilakukan tebar benih, ini baru 2 titik yakni diawali di Desa Jabung yakni Sumber Kuluhan dan yang kedua di TWD ini," katanya. 

Dijelaskan pula tujuan dari dilakukannya tebar benih ikan tersebut ialah untuk mengembalikan lagi habitat ikan jenis lokal yang saat ini sudah mulai terancam keberadaannya. 

Menurutnya penyebab punahnya keberadaan ikan jenis lokal terdapat beberapa faktor, diantaranya berkurangnya populasi ikan, yang disebabkan karena eksploitasi sumber daya ikan di perairan umum yang berlebih, penggunaan alat tangkap berbahaya, pencemaran air dan kerusakan lingkungan, dan hadirnya ikan-ikan predator. 

"Banyak faktor yang menyebabkan ikan lokal itu terancam punah, jadi untuk meminimalisir itu agar tidak semakin parah kita lakukan tebar benih ikan ini," imbuhnya. 

Disisi lain, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur Saadah Mukadar menjelaskan, selain untuk melestarikan sumber daya ikan lokal khususnya di wilayah Kabupaten Magetan, kegiatan ini juga sebagai rangkaian momentum Hari Ikan Nasional yang ke-9 yang akan jatuh pada tanggal 21 November nanti. 

"Selain melestarikan keberadaan ikan jenis lokal, kegiatan ini juga bagian rangkaian dari peringatan Hari Ikan Nasional tahun 2022 yang akan jatuh pada 21 November nanti," terang Saadah. 

Lebih lanjut katanya, habitat asli ikan-ikan tersebut berada di sungai-sungai yang ada diwilayah Jawa Timur. Karena keberadaannya terancam punah maka pihaknya melakukan uji coba untuk mengkondisikan ikan agar mampu bertahan hidup pada perairan kolam. 

"Karena keberadaannya hampir punah maka kita lakukan uji coba untuk mendemonstrasikannya pada perairan kolam, setelah nanti berkembang biak maka kita lepaskan pada habitat aslinya yakni disungai-sungai," ujarnya. 

Selain itu tujuan dari tebar benih ikan ini juga berkaitan erat dengan masalah stunting atau kurangnya gizi terhadap anak balita. Karena angka stunting di Indonesia masih tergolong tinggi maka pihaknya selalu mengkampanyekan Gemarikan agar gizi anak pedesaan dapat tercukupi. 

"Kita tahu angka stunting di Indonesia masih tergolong cukup tinggi, jadi adanya kegiatan kita ini juga untuk membantu warga pedesaan agar gizi protein hewani dapat tercukupi," pungkasnya. 

Disisi lain, Kepala Desa Jabung Wito menyampaikan rasa terima kasihnya pada Disnakan Magetan dan Dislutkan Jatim yang telah memberikan bantuan benih ikan di Desanya. Diharapkan nanti dengan adanya benih ikan yang ditebar tersebut dapat berkembang biak dengan baik dan bermanfaat bagi warganya. 

"Saya sangat berterimakasih pada Disnakan Magetan dan Dislutkan Jatim, semoga benih ikan ini dapat berkembang biak dan dirasakan manfaatnya bagi warga Desa Jabung ini," tandasnya. (Dk)