Home Daerah Prioritas Perbaikan Jalan, DPUPR Magetan Laksanakan Rehabilitasi Jalan Mojopurno - Genengan

Prioritas Perbaikan Jalan, DPUPR Magetan Laksanakan Rehabilitasi Jalan Mojopurno - Genengan

DPUPR Magetan Bidang Bina Marga

15
0
SHARE
Prioritas Perbaikan Jalan, DPUPR Magetan Laksanakan Rehabilitasi Jalan Mojopurno - Genengan

Magetan - Nusa.web.id,- Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR memprogramkan skala prioritas untuk peningkatan Infrastruktur. Peningkatan infrastruktur tersebut berupa jalan yang merupakan faktor vital untuk mendukung pembangunan terutama di daerah-daerah berkembang. Dan pemerintah mempunyai peranan penting dalam menyediakan untuk pembangunan infrastruktur.

 

Kepala Dinas PUPR Magetan Mochtar Wahid melalui Bidang Bina Marga Didiek Budiman mengatakan Kabupaten Magetan dalam aspek pemeliharaan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Terutama jalan-jalan yang memang terdapat kerusakan dan perlu untuk dilebarkan. 

 

Semua jalan yang rusak menjadi prioritas untuk dikerjakan. Sebab antara satu ruas jalan dengan lainnya, memiliki keterkaitan termasuk mempertimbangkan strategis tidaknya jalan tersebut.

 

“Semua jalan rusak jadi prioritas, Nanti anggarannya kita menyesuaikan kekuatan APBD kita, juga harus memenuhi beberapa aspek diantaranya menyangkut kondisi dan strategis jalannya. Termasuk mempertimbangkan pemerataan pembangunan di wilayah di Kabupaten Magetan," katanya. 

 

Untuk itu pada tahun ini DPUPR Kabupaten Magetan menjadikan skala prioritas bagi peningkatan infrastruktur jalan poros. Diketahui pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2022 Kabupaten Magetan Bidang Bina Marga DPUPR mendapatkan suntikan dana sebesar 50 Milyar rupiah yang digunakan untuk peningkatan infrastruktur jalan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Magetan. 

 

"Hal itu dilakukan untuk memperlancar lalu lintas di daerah, meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa guna menunjang pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan keadilan, dan meringankan beban dana Pemerintah melalui partisipasi pengguna jalan," terang Didiek. 

 

Seperti yang terlihat pada proyek Rehabilitasi Jalan Mojopurno-Genengan. terlihat pengerjaan rehabilitasi jalan sedang dilakukan. Sejumlah alat berat juga tengah beroperasi memulai pengerjaan. 

 

Didiek menjelaskan terbatasnya anggaran di daerah belum mampu untuk mengcover seluruh pengerjaan yang ada. Namun saat ini pihaknya berusaha menempatkan skala prioritas bagi jalan-jalan poros yang membutuhkan rehabilitasi terlebih dahulu. 

 

"Kita tahu anggaran didaerah belum bisa mengcover semua pekerjaan, jadi dengan dana yang ada dulu kita seleksi mana yang perlu diperbaiki lebih dulu itu yang masuk skala prioritas kita tahun ini," katanya. 

 

Untuk diketahui Rehabilitasi Jalan Mojopurno - Genengan telah dimulai pengerjaannya pada 10 November 2022 lalu, dan akan dikerjakan dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari kalender serta diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 25 November 2022 nanti. 

 

"Jadi kita prioritaskan jalan Mojopurno - Genengan karena itukan jalan alternatif yang menghubungkan wilayah timur Magetan daerah Gorang-Gareng ke kota, jadi kita usahakan sebelum libur panjang hari raya Natal 2022 dan Tahun baru 2023 nanti dapat terselesaikan," ujarnya. 

 

Lebih lanjutnya, Rehabilitasi Jalan Mojopurno-Genengan dikerjakan sepanjang lebih dari 1 Km dengan menelan anggaran sebesar Rp. 1.160.045.000 yang diambil dari APBD Kabupaten Magetan tahun 2022. Diketahui proyek tersebut dikerjakan oleh Kontraktor Pengawas dari CV. Jaring Mas Persadha dan Konsultan Pengawas dari CV. Vertikal Tehnik. 

 

"Rehabilitasi Jalan Mojopurno-Genengan itu menelan anggaran sebesar Rp. 1.160.045.000 yang diambil dari APBD Kabupaten Magetan tahun 2022," pungkasnya. 

 

Sebagai informasi, salah satu ruas jalan yang dinilai cukup strategis adalah ruas Jalan Mojopurno hingga Genengan. Selain bisa digunakan sebagai akses dari dan menuju kota Magetan , jalan tersebut juga cukup strategis bagi akses ekonomi masyarakat. Hal itu terlihat dari tingkat lalu lintas yang relatif tinggi. (DK)